Chapter 1.3 – Constant Variable

11 06 2008

chapter-1-3-define-php-language

Dalam beberapa hal kita kadang memerlukan suatu variable yang konstan. Coba bayangkan bila dalam suatu coding program perhitungan peluncuran kapal astronot menuju mars yang terdiri dari 5M baris, dan di dalamnya kita memerlukan variable PHI (3.14159265358979323846) berulang-ulang, tentunya resiko dari menuliskan berulang-ulang ini bisa mengakibatkan kesalahan menulis 1 angka pada PHI tersebut, dan hal ini akan membuat kapal astronot kita tidak akan pernah sampai ke planet mars.

Cara Penulisan
Nah menanggulangi hal tersebut kita bisa menggunakan fasilitas script PHP define (”NAMA_CONST”, VALUE_CONST). Aturan penulisan NAMA_CONST tidak diawali dengan tanda $ bagaimana semestinya kita menuliskan suatu variable. Dengan menerapkan script ini pada contoh perhitungan kapal astronot kita di atas maka dapat dituliskan sebagai berikut :

define (”PHI”, 3.14159265358979323846);

Cara Penggunaan

<?
   define ("PHI", 3.14159265358979323846);
   echo PHI;
?>

Dengan penggunaan variable yang bernilai konstan ini, maka resiko dari human-error dalam menginputkan sebuah nilai bisa diminimalisir.

Menggunakan file lain dalam file kita.
Dalam contoh diatas, apabila kita ingin menggunakan variable PHI pada file *.php lainnya, maka kita harus menuliskan lagi define (”PHI”, 3.14159265358979323846);. Tentu hal ini tidak praktis, karena selain memakan waktu juga tentunya masih ada human-error dalam menuliskan value dari PHI ini. Untuk menghindari hal itu, PHP mempunyai fasilitas script include “config.php”;. Sesuai dengan namanya fungsi include ini berfungsi untuk memakai file config.php dan dipakai pada file tersebut. Agar memudahkan pemahaman konsep ini saya akan berikan contohnya.

Buat file config.php pada web server anda dan masukkan coding ini.

<?
   define ("PHI", 3.14159265358979323846);
?>

Kemudian buat file index.php pada web server anda dan masukkan coding ini.

<?
   include "config.php";
   echo PHI;
?>

Maka anda dapat melihat bahwa dengan mengambil isi dari config.php, maka hasil dari PHI masih tetap 3.14159265358979323846 tanpa kita harus mendeklarasikan kembali nilai dari PHI tersebut pada index.php. Selain kemudahan waktu dan menghindari human-error, masih ada keuntungan lainnya, salah satunya yaitu : apabila suatu saat kita menyadari adanya kesalahan dari nilai PHI maka kita tidak perlu mengubah ke semua file yang ada pada project kita, melainkan kita cukup mengubahnya pada file config.php.

Nah oke itulah tadi sekilas mengenai variable konstan, apabila ada pertanyaan langsung aja isi di bagian comment di bawah ini.


Actions

Information

Leave a comment