Chapter 3.1 – If-Then-Else

Conditional IF-THEN-ELSE
‘if’ atau ‘jika’ mempunyai dasar logika pemrograman yang hampir sama dengan kehidupan kita sehari. Sebagai contoh, saat kita menyetir mobil ‘jika’ kita melihat lampu merah ‘maka’ kita harus berhenti. Benar bukan? sama dengan bahasa PHP, statement pengkondisian memberikan kepada kita kebebasan untuk membuat suatu kondisi dan apabila kondisi tersebut terpenuhi maka PHP akan melakukan execute didalam scope kondisi itu. Statement pengkondisian ini bisa membuat kita untuk memilih, bahkan mengkombinasikan dengan syntaks PHP lainnya sehingga dapat menyelesaikan beberapa masalah yang cukup complicated. Berikut contoh coding sederhananya.
<?
$lampu = 'hijau';
if ($lampu == 'merah' ) {
echo "berhenti";
} else if ($lampu == 'hijau' ) {
echo "jalan";
} else {
echo "tidak dikenali";
}
?>
Itu adalah sedikit contoh sederhana penggunaan if. Apabila lampu menyala berwarna merah, maka PHP akan masuk kedalam perintah di dalam scope dan menampilkan pesan “berhenti”, kemudian PHP tidak akan menghiraukan statement brs-04 dan brs-06, karena PHP sudah masuk kedalam salah satu pengkondisian yang ada.
(catt: satu scope dimulai dari kurawal buka dan ditutup dengan kurawal tutup {} )
Saya akan memberikan satu contoh lagi agar mudah dipahami, berikut adalah contoh penggunaan statement pengkondisian dengan logical operators.
<?
$umur=17;
if ($umur > 0 && $umur <=10) {
echo "Umur anda saat ini antara 1 - 10";
} else if ($umur > 10 && $umur <=20) {
echo "Umur anda saat ini antara 11 - 20";
} else if ($umur > 20 && $umur <=30) {
echo "Umur anda saat ini antara 21 - 30";
} else if ($umur > 30 && $umur <=40) {
echo "Umur anda saat ini antara 31 - 40";
} else if ($umur > 40 && $umur <=50) {
echo "Umur anda saat ini antara 41 - 50";
}
?>
Anda bisa mengubah-ubah sendiri variable $umur-nya. Di atas adalah coding penggabungan pengkondisian dengan operator logika yang sudah saya jelaskan pada chapter 2.6, dituliskan di atas apabila $umur mempunyai nilai lebih besar dari 0 DAN lebih kecil sama dengan dari 10 maka akan ditampilkan pesan Umur anda saat ini antara 1-10, dst.
Yang sering menjadi masalah pada kasus if ini adalah kurangnya ketelitian saat melakukan pembandingan kondisi (contoh: seharusnya ditulis
if ($umur==1) { … }
tapi karna kelalaian kita biasa menulis
if ($umur=1) { … } )
Hanya kurang 1 tanda sama dengan (=) bisa mengakibatkan $umur=1 akan selalu bersifat true (karena $umur=1 adalah bentuk assignment yang selalu mengembalikan nilai true), dan bisa dipastikan PHP akan melakukan eksekusi program pada scope tersebut.
Ok itu tadi sekian tentang if-then-else, apabila ada pertnyaan langsung aja di comment di bawah ini.






Recent Comments