Home > Coretan, photography > I Miss You Like Crazy

I Miss You Like Crazy

I Miss You Like Crazy #2

Ketika cinta mengenal jarak,
Sedangkan hati ingin menyapa.
Ketika cinta tidak mempunyai waktu,
Sedangkan hati mengharap hadirmu.
dalam hati aku kan berkata …
“Aku rindu akan dirimu …”


Sepenggal kalimat ‘tak beraturan’ murni dari gambaran sebuah perasaan seseorang yang merindu hadirnya orang yang dia cintaiĀ  dalam hidupnya. Ya itulah sepenggal kata pembuka dari sebuah bentuk ’self-assignment’. Sesuai judul, konsep kali ini sederhana, membuat photo dari kata-kata “I Miss You Like Crazy”. Sebetulnya ide ini sudah ada dari bulan lalu, tapi baru sekarang kesampaian untuk atur-atur semua perlengkapannya.

Mulai dari coret-coret tulisan “Miss You” yang ditulis berulang-ulang sehingga membentuk gambar hati, ditambah dengan kertas yang di untel-untel (bahasa apa ini untel2 –a) ditambah dengan sobekan kertas kecil bertuliskan “Like Crazy”.

Seharusnya bukan seperti ini ide originalnya, melainkan tulisan “Miss You” yang ditulis berulang-ulang, kemudian sampai 3/4 halaman pulpen ‘harus’ mulai macet, tapi tetap dipaksakan menulis sampai akhir…….. namun sudah ditulis 2 halaman “Miss You” ini pulpen saya suruh macet, namun pulpen tidak menunjukkan tanda-tanda mau macet, alhasil ambil alternatif lain yaitu plan di atas tadi. Okee tadi itu persiapan objectnya sudah selesai.

[Teknis]
Waktunya eksekusi … Berikutnya persiapan teknis yang ga kalah ribetnya, keluarkan lightstand +umbrella +holder, set d80+nikkor afd 50mm f/1.8, ambil nikon speedlight sb900 + pt04tm buat wireless triggernya, kain putih buat alas. Variasi teknis lainnya yaitu menggunakan reflector tronic 5in1 sisi silver, dan snoot buat flash (snootnya versi murmer, pake koran di gulung2). Letakkan lightstand di kiri atas, dan berdirikan tronic tepat di sebelah kanan.

Dan the result :
I Miss You Like Crazy #1

I Miss You Like Crazy #3

I Miss You Like Crazy #4

I Miss You Like Crazy #5

I Miss U Like Crazy #6

Categories: Coretan, photography
  1. rou
    5 November 2009 at 8:42 am | #1

    ediaaannnnn…
    ribet amad peralatannya…
    klo gt saia blajar yg dasar2 aja deh…y pntg apik hsl nya..
    g mampu kyk nya klo yg strobist gini…

    • 6 November 2009 at 8:59 am | #2

      haha lom ribet lah ini fas..
      ya pelan-pelan ntar pasti bisa sampe tahap strobist ini..
      semangat!

  1. No trackbacks yet.