Ada seorang kakek sedang berdialog dengan 3 orang cucunya. Sang kakek bertanya tentang banyak hal, tapi tidak ada jawaban satupun yang benar dari ketiga cucunya.
Kakek : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Cucu1: Orang tua.
Cucu2 : Guru.
Cucu3 : Teman.
Kakek : Semua benar. Yang paling dekat dengan kita ialah MATI.
Sebab setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati dan orang tidak akan tahu kapan saatnya mati.
Kakek : “Apa yang paling jauh di dunia ini?”
Cucu1 : Negeri Cina.
Cucu2 : Bulan.
Cucu3 : Matahari.
Kakek : Semua benar. Yang paling jauh dari dunia ini adalah MASA LALU.
Apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan kembali ke masa yang lalu.
Oleh sebab itukita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang.
Kakek : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Cucu1 : Gunung.
Cucu2 : Matahari.
Cucu3 : Bumi.
Kakek : Jawaban itu benar, tetapi yang paling besar adalah HAWA NAFSU.
Manusia mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami hal-hal baik dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat dengan nurani, dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak mempergunakannya untuk mendengar yang baik. Mereka itulah oang-orang yang lalai. Mereka di dunia lebih banyak menggunakan hawa nafsunya dalam segala bidang.
Kakek : “Apa yang paling berat di dunia?”
Cucu1 : Baja.
Cucu2 : Besi.
Cucu3 : Gajah.
Kakek : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAT.
Karena amanat itu harus disampaikan kepada siapa yang berhak, kalau tidak itu sangat berdosa.
Kakek : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Cucu1 : Kapas.
Cucu2 : Angin.
Cucu3 : Debu.
Kakek : Semua benar, tetapi yang paling ringan di dunia ini adalah ORANG YANG TIDAK MAU BERSYUKUR.
Gara-gara sibuk pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tidak mau bersyukur kebesaran Tuhan.
Kakek : “Apa yang paling tajam di dunia ini?”
Cucu-cucunya serentak menjawab : Pedang.
Kakek : Benar, yang paling tajam di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA.
Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.
Diambil dari Bulletin FS.
Recent Comments