Archive

Posts Tagged ‘Inspirational Story’

Beban Dalam Hidupmu

30 October 2009 Febry Hadinata 6 comments

Waktu menunjukkan pukul 7 malam.
Sudah cukup lama aku berkutat dengan pekerjaanku. Aku bersiap-siap untuk meninggalkan kantor. Dengan enggan kuangkat tas berat itu ke pundakku. Beban yang menekan di pundakku terasa begitu mengganggu, tapi aku memang harus membawa tas ini.
Di perjalanan pulang, aku mengendarai sepeda motorku masih dengan konsentrasi pada tas yang membebani pundakku.
Seorang anak kecil menyeberang dengan sepedanya tanpa melihat ke kiri dan ke kanan. Huh, aku memaki dalam hati. Kecil kecil sudah menyebalkan, gimana gedenya nanti.
Aku melanjutkan perjalanan masih dengan sejuta omelan dalam hati. Ingin rasanya cepat sampai di rumah, supaya aku bisa beristirahat.
Suara klakson yang berbunyi nyaring mengagetkan aku dari lamunanku. Kulirik spion dan kulihat seorang anak muda dengan mobil mewahnya membunyikan klakson dengan nada tak sabar.
Huh, kenapa sih dengan orang-orang ini?
Emangnya dia nggak lihat kalau jalanan emang lagi macet?
Emangnya dikira enak membawa tas seberat ini?
Read more…

Rich Son, Poor Son

13 October 2009 Febry Hadinata 1 comment

3 of the old parents were proud of their children’s careers. However, these children did not have time for their parents. “They were very busy” each said. The last woman did not talk much of her son. Her son was not a high flyer like the others. But her son has time for his mother. The other 3 women were in awe. They would prefer that their children spend time with them.

Love Your Mom

Selagi ibu masih ada, coba saat beliau tidur saat matanya terpejam kmu tatap wajahnya itu 5 menit saja, kau akan tau bagaimana rasanya nanti bila wajah itu sudah tak ada disitu…

Lakukan apapun yang bisa kamu lakukan untuknya..
Lakukan sekarang teman2ku, bukan besok atau 5 menit lagi karena mungkin sekedip matamu dia akan pergi tak kembali…

Luv ur Mom

Ini adalah mengenai nilai kasih ibu dari seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. kemudian dia menghulurkan sekeping kertas yang bertulis sesuatu, si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang dihulurkan oleh si anak dan membacanya.
OngKos upah membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000
Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) OngKos mengandungmu selama 9bulan – GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu – GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) OngKos Khawatir krn memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATIS
Air mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, “Saya Sayang Ibu”.Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu didepan surat yang ditulisnya:

“Telah Dibayar” .

mother is the best u ever had…

Percakapan Kakek dan Cucunya

Ada seorang kakek sedang berdialog dengan 3 orang cucunya. Sang kakek bertanya tentang banyak hal, tapi tidak ada jawaban satupun yang benar dari ketiga cucunya.

Kakek : “Apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?”
Cucu1: Orang tua.
Cucu2 : Guru.
Cucu3 : Teman.
Kakek : Semua benar. Yang paling dekat dengan kita ialah MATI.

Sebab setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati dan orang tidak akan tahu kapan saatnya mati.

Kakek : “Apa yang paling jauh di dunia ini?”
Cucu1 : Negeri Cina.
Cucu2 : Bulan.
Cucu3 : Matahari.
Kakek : Semua benar. Yang paling jauh dari dunia ini adalah MASA LALU.

Apapun kendaraan kita, tetap kita tidak akan kembali ke masa yang lalu.
Oleh sebab itukita harus menjaga hari ini, hari esok dan hari-hari yang akan datang.

Kakek : “Apa yang paling besar di dunia ini?”
Cucu1 : Gunung.
Cucu2 : Matahari.
Cucu3 : Bumi.
Kakek : Jawaban itu benar, tetapi yang paling besar adalah HAWA NAFSU.

Manusia mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami hal-hal baik dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat dengan nurani, dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak mempergunakannya untuk mendengar yang baik. Mereka itulah oang-orang yang lalai. Mereka di dunia lebih banyak menggunakan hawa nafsunya dalam segala bidang.

Kakek : “Apa yang paling berat di dunia?”
Cucu1 : Baja.
Cucu2 : Besi.
Cucu3 : Gajah.
Kakek : Semua itu benar, tapi yang paling berat adalah MEMEGANG AMANAT.

Karena amanat itu harus disampaikan kepada siapa yang berhak, kalau tidak itu sangat berdosa.

Kakek : “Apa yang paling ringan di dunia ini?”
Cucu1 : Kapas.
Cucu2 : Angin.
Cucu3 : Debu.
Kakek : Semua benar, tetapi yang paling ringan di dunia ini adalah ORANG YANG TIDAK MAU BERSYUKUR.

Gara-gara sibuk pekerjaan kita atau urusan dunia, kita tidak mau bersyukur kebesaran Tuhan.

Kakek : “Apa yang paling tajam di dunia ini?”
Cucu-cucunya serentak menjawab : Pedang.
Kakek : Benar, yang paling tajam di dunia ini adalah LIDAH MANUSIA.

Karena melalui lidah, manusia dengan mudahnya menyakiti hati dan melukai perasaan saudaranya sendiri.

Diambil dari Bulletin FS.