Febry Hadinata Wordpress

This is it Gili Nanggu (Gili Trawangan’s sista’) — Part 3

with 5 comments


Gili Nanggu

Lanjutan dari part sebelumnya dongeng tentang snorkeling trip di Lombok dan Gili Trawangan. Akhirnya sampai juga di part terakhir Lombok Series ini, sempat di dua post sebelumnya di singgung tentang Gili Nanggu and friends, apa itu Nanggu, siapa temen-temennya, bagaimana caranya kesana? hehe simak teruss di post satu ini.

Hari ketiga setelah bermukim 2 malam di Gili Trawangan, paginya kita sudah siap-siap buat ke pelabuhan lagi, 8AM kita pesan tiket ke Bangsal, dan 10 menit kemudiannya kapal sudah penuh dan siap berangkat. Wohoo. Oke yang bilang ombak diatas jam 12PM itu ganas, kayaknya perlu ngerasain naik kapal pagi juga … ga beda jauh, sama ganasnya, perut sukses dishake2 atas-bawah, dan touchdown di Bangsal dengan mual-mual :&

Di Bangsal jam 08:40, pak Anwar driver yang sama sudah standby, siap mengantar ke sekotong barat tempat tujuan terakhir untuk ke Gili Nanggu. Perjalanan pelabuhan Bangsal – pelabuhan berikutnya sekitar +2.5 jam, saatnya tidur! πŸ˜€

Way to Gili Nanggu

Kalau iseng mau berhitung, Pulau Lombok ini memiliki banyak Gili di sekelilingnya, namun yang paling sering disebut tentunya three musketers Gili Trawangan yg ada di sisi utara lombok. Well, selain 3 gili itu sebetulnya masih banyak yang eksotik dan menjual, salah empatnya berada di sisi Barat yaitu Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Sudak, and Gili Kedis.

Ada 2 rute untuk mencapai Gili Nanggu, yang pertama bisa menggunakan kapal dari pelabuhan Lembar, perjalanan lautnya +60 menit. Atau memakai jalur darat via Tawun daerah Sekotong Barat, baru melakukan penyeberangan dengan kapal +15 menit. Nah kita pilih yang kedua πŸ™‚

Entah kita dilewatkan sebelah mana, jalur darat yang kita lalui sukses tanpa bekas di ingatan (tidur poelas!) jam 11AM kita sudah sampai di pelabuhan sederhana, pinggir pantainya berombak kecil lengkap dengan pasir yang masih putih bersih, ada rumah nelayan, berseberangan dengan lapangan sepak bola, tepatnya disini.

Ada sedikit perbedaan dengan kapal yang kita gunakan ke Gili Trawangan, disini kita tidak menemukan sistem tiket, melainkan sistem sewa kapal. Kapal yang bisa disewa harganya bisa bervariasi antara 200rb – 400rb per kapal, tergantung Gili mana aja yang mau kita lewati, harga tersebut sudah termasuk pulang pergi, dan per kapal maksimal 6 orang.

Oh ya H-1 nya kita sudah telpon bapak driver buat di arrange kan perjalanan ke Gili Nanggu + paket makan siangnya. Aga berbeda juga dengan gili trawangan, di gili nanggu dkk ini kita tidak dapat menemukan restaurant, so jangan lupa bawa bekal sebelum kesana. Kita berduabelas dikenai Rp. 600rb untuk sewa 2 kapal, dan paket makan siang @35rb, *uhuk yes, a lil bit pricey …

Ukuran kapal menuju gili nanggu bisa dibilang yang paling kecil jika disejajarkan dengan kapal-kapal selama perjalanan di Lombok ini, meskipun kecil untungnya kapal ini masih menggunakan mesin boat dan bukan di dayung πŸ˜€

Touchdown at Gili Nanggu

Pas 15 menit setelah dari pelabuhan Sekotong Barat, merapatlah kapal di pulau pertama, yaitu Gili Nanggu πŸ™‚ Dibandingkan dengan Trawangan, Gili ini memiliki ukuran jauh lebih kecil, sekitar sepersepuluhnya, panjang sisi kanan-kirinya kurang lebih 350m, perlu waktu 10 menit untuk memutari pulau ini. Ditengah pulau terdapat cottage, satu-satunya. Cocok buat yang mau tempat honeymoon aga privat, bisa dicoba kesini πŸ™‚

Gili Nanggu

Gili Nanggu

Gili Nanggu

Gili Nanggu

Dari sisi view, tempat ini ga jauh beda sama Gili Trawangan, bedanya disini lebih kecil dan tenang, hanya kelihatan beberapa “turis lokal” yang lagi asik main pasir, dan beberapa bule yang muncul-tenggelam sedang asik bersnorkeling-ria. Disini juga terdapat persewaan alat snorkeling (so buat yang ada rencana ga mau ribet bawa ini itu, bisa disewa disini), soal harga? tentunya lebih mahal sedikit daripada Gili Trawangan (maklum satu-satunya disini, pilih sewa atau bengong?)

Beberapa kemiripan dengan Gili Trawangan, disini tidak ada suara kendaraan bermotor, listrik masih menggunakan genset / diesel, view menjual, bule masih mendominasi. Yang berbeda adalah minimnya warung untuk beli minum. Jangan lupa bawa minum daripada dehidrasi πŸ™‚

Kalo soal kehidupan bawah airnya, sebelas-duabelas (mirip) dengan yang di gili trawangan. Masih terdapat Coral yang terawat, kualitas + kuantitas ikan juga ga perlu diragukan, masih worth it untuk buat senorkeling jauh-jauh kesini (:

Kurang lebih 1 jam bermain snorkeling, perut pun ngasih sirene buat diisi, perjalanan berlanjut ke spot berikutnya yaitu Gili Kedis, tapi sebelum kesana kita mampir dulu di Gili Tangkong buat Lunch. Pulau kecil ini isinya semi-hutan, dan terdapat gubuk kecil tempat kita buat mengisi perut, kalau dibilang warung nampaknya juga bukan, mungkin lebih tepatnya rumah penduduk yang disewa sebentar. Lunch kita siang itu berupa seafood ikan bakar + sambel matah + sambel merah + nasi anget dan ditutup dengan potongan buah Nanas!! (maap no photo, sudah pasti kalap) :))

Gili Nanggu

Gili Kedis

Santap siang done, perjalanan dilanjutkan ke Gili Kedis, nah dari semua Gili yang kita kunjungin (Trawangan – Nanggu), Gili ini yang pantas dapat predikat gili terkecil, ukurannya super mini! Sisi kanan-kirinya ga lebih dari 100m, cukup 5 menit buat sprint 1 putaran. Meskipun kecil, pulau ini tergolong istimewa viewnya, sisi utara terdapat Gili Sudak dan sisi timurnya barisan bukit di pulau Lombok. Pasirnya halus putih bersih, udara masih fresh jauh dari peradaban manusia, dan di salah satu sisinya ada bebatuan besar yang sudah tertata rapi (bisalah untuk bungkus photo slowspeed (: )

Gili Nanggu

Gili Nanggu

Belum puas di Gili Kedis, kumendan kapal sudah kasih sinyal buat balik, sudah jam 4PM. Sudah waktunya balik dari little heaven (ceileh). Sampai di Tawun sekotong barat, yang sudah terlanjur basah setelah snorkeling terpaksa harus menahan diri buat mandi, di sana belum ada shower buat sekedar bilas. Tapi untungnya masih ada air sedikit hasil ambil dari sumur (ambil sendiri tentunya). Dan syukurlah masih ada yang bawa tissue basah πŸ˜€

Sampai di pelabuhan Lembar sekitar pukul 6PM, dari pintu masuk sudah nampak kapal “anyar” berlabuh menunggu penumpang. Pak Anwar driver kita memberi informasi, kalau kapal yang itu adalah bekas kapal Jepang πŸ™‚ hehe

Dengan harga tiket yang sama, kita naik kapal yang totally different. Istimewanya kapal Jepang kita kali ini yaitu memiliki fitur utama AC! iya AC yang semriwing dingin itu! toilet yg layak, ruangan beralaskan karpet, jadi bisa tidur-tidur’an, dan cafetaria. Eh satu lagi, kapal ini juga dilengkapi teknologi semacam VR (vibrate reduction), jadi pergerakan kapalnya nampak nyata lebih smoothh πŸ™‚

Secara interior kapal ini nampaknya kapal bekas negara Jepang (terlihat dari beberapa tulisan instruksi memakai bahasa jepang) yang usianya sudah mulai masuk umur perawatan, kemudian di jual dengan harga miring ke negara kita (cmiiw). Meskipun sudah berumur, kapal ini hanya membutuhkan 3.5 jam untuk melewati selat lombok, bandingkan dengan kapal tanker sebelumnya yang memakan waktu 5 jam -_-

Aye! 21:30 kita sampai di Padang bai Bali, diteruskan ke Kuta, dan ditutup dengan acara temu kangen dengan kasur.

Yak sekian dulu kisah kasih perjalanan Bali – Lombok – Gili Trawangan, thanks buat temen-temen yg sudah baca semoga menginspirasi πŸ™‚ see you on the next chapter! nolja!

Expense 3D3N Bali – Lombok – Gili Trawangan – Gili Nanggu

  • Rent car + driver : Kuta – Padang Bai Harbour : 350k / 7 = @50k
  • Ferry ticket : Padang Bai – Lembar : @36k
  • Rent car + driver : Day 1 in Lombok : 350k / 7 = @50k
  • Boat ticket : Bangsal – Gili Trawangan = @10k
  • Stay 2 night at Oasis Trawangan (12 persons, 4 cottages) : 2.800k / 12 = @234k
  • Rent boat to Snorkeling (12 persons) : 1.000k / 12 = @83k
  • Rent bike = @30k
  • Rent car + driver : Day 2 in Lombok : 350k / 7 = @50k
  • Rent boat from Tawun Sekotong Barat to Gili Nanggu : 300k / 6 = @50k
  • Lunch set by reserved at Gili Nanggu : @35k
  • Ferry ticket : Lembar – Padang Bai : @36k
  • Rent car + driver : Padang Bai Harbour – Kuta : 350k / 7 = @50k
  • Total : @714k IDR

Pricelist at Gili Trawangan

  • WaterAqua : @5k-7k++
  • Rent Snorkeling set @20k-40k (Google + snorkle + fin + life jacket)

Pricelist at Gili Nanggu

  • No Restaurant / No Convenience Store, bring your own food and mineral water.
  • Rent Snorkeling set @30k-50k (Google + snorkle + fin + life jacket)

cheers,
febryhadinata

Advertisements

Written by Febry Hadinata

3 June 2012 at 01:08

5 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. :3

    :3

    5 June 2012 at 02:36

  2. LOmbok memang mantabb
    lam kenal sob

    satar

    31 July 2012 at 22:51

  3. Hello, boleh tau nomor kontak rental mobilnya, kah?

    Christina Holmes

    5 March 2013 at 12:24

  4. harga biat 600rb itu udh untuk snorkling di 3 pulau ya ?

    sekar

    6 May 2014 at 19:08

    • iya waktu itu 600rb buat 12 orang dan sewa 2 kapal.. jadi per kapalnya 300rb buat 6 orang ya …
      itu harga taun 2012 .. kurang tau kalo skarang πŸ™‚

      Febry Hadinata

      7 May 2014 at 17:41


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: