Febry Hadinata Wordpress

Lombok sisi Timur, Gili Sulat & Gili Lawang

with 6 comments


Lombok Timur Cover

Sudah pernah dengar nama “Gili Trawangan”, salah satu pulau dari gugusan pulau-pulau kecil di sekitaran Lombok? Nah, pasti pernah, buat yang belum pernah bisa coba baca cerita membolang sebelumnya, Lombok-Gili Trawangan-Gili Nanggu (disini) :p.

Sudah bukan rahasia lagi sih kalau pulau Lombok hampir selalu identik dengan Gili Matra-nya (Meno, Air, Trawangan), dan bisa dibilang nama Gili Matra lebih Go International daripada nama Lombok sendiri. Tiga surga pulau kecil destinasi favorit wisatawan ini memiliki view landscape yang masih jarang kita temui, masih alami, bersih, jauh dari polusi. Belum lagi tambahan view bawah air-nya yang bikin kamu ga bakal nyesel sudah rela nyeburr πŸ™‚

Lombok Timur

Lombok sisi Timur …

Nah, tapi Lombok bukan sekedar Gili Matra, masih banyak yang bisa di bahas selain “Gili-itu-itu” lagi. dan kali ini giliran mau bahas salah satu Gili yang letaknya palinggg ujung timur-utara. Gili Sulat dan Gili Lawang. Kedua gili ini merupakan areal KKLD (Kawasan Konservasi Laut Daerah) yang letaknya di kecamatan Sambelia. Merupakan tempat pelestarian dan penelitian sumber-sumber daya alam-hayati di dalamnya, seperti mangrove, ikan, terumbu karang dan biota lainnya.

Gili Sulat dan Gili Lawang sendiri merupakan pulau dengan mayoritas vegetasi mangrove didalamnya. Dua pulau ini biasanya digunakan para nelayan untuk bersinggah melepas penat. Disini terdapat jembatan setapak dari kayu, sebagai jalan masuk kedalam hutan mangrove. Duo-Gili ini juga terkenal atas kawasan hutan magrove terbesar di Lombok.

Lombok Timur

Duo-Gili yang masih baru …

Bulan Juni 2014, bareng teman-teman kantor kita membolang kesana, untuk tujuan snorkeling. Berangkat dari Kuta Bali lewat jalur darat, meeting point pertama adalah pelabuhan Padang Bai (sama persis seperti kisah sebelumnya ke Lombok) :). Perjalanan dari Padang Bai menuju Lembar tidak jauh berbeda dari dua tahun yang lalu, suasana kapal masih sama, serba random! kalo untung dapet kapal bagus, kalo apes dapet kapal ala kadarnya πŸ™‚ waktu perjalanan 3.5-4 jam, lama antri masuk kapal sekitar 1 jam. Yang berbeda hanya harga tiketnya, mengalami inflasii! :p

Short escape kali ini bisa dibilang paling express, cuma 2 hari 2 malam. Berangkat dari jumat malam balik minggu malam. Jumat malam bertolak dari kuta, subuh dini harinya kita bermalam di kapal Bali – Lombok, tiba di Lembar jam 4 pagi, langsung move-on ke KKLD. Menempuh jalur tengah Mataram – Mantang – Kopang, di jalur ini masih banyak SPBU ditemui, jadi urusan bensin masih aman. Kalo untuk urusan perut kita percayakan kepada nasi Jinggo di warung pinggir jalan, murmerdes! (murah-meriah-pwedes) plus cepet, karena harus buru-buru untuk mau snorkeling, jadi kita nggak sempet yang namanya kuliner-kuliner cantik :p

Dari pelabuhan lembar sendiri ke KKLD jaraknya kurang lebih 120km, kalau nyetir rata-rata 40km/jam, berarti butuh 3 jam untuk sampai KKLD. Di KKLD sendiri kita bisa minta sewa kapal untuk keperluan snorkeling, ada penginapan, dan bisa pesan makan malam / sarapan. Serba lengkap.

Jam setengah delapan pas sampailah kita di KKLD, disambut oleh Mas Mung sang petugas di KKLD. Sembari nunggu kapal untuk snorkeling disiapkan, aktifitas dilanjutkan dengan ngopi-ngobrol-nyenack. Sambil nunggu kapal, kita juga bisa pilih-pilih alat snorkeling (fin, snorkel, pelampung – sewa ya, bukan gratis!). Dan pas jam 9 pagi – 1 siang kita berangkat naik kapal, diajak berputar-putar sekitar 4 spot sekitar Gili Sulat + Gili Lawang.

Nah, karena dari semalem banyak yang model “rambo” buat traveling kesini, akhirnya 5 dari 8 orang berhasil dibikin mabok sama ombak siang itu :p Boro-boro mau lanjut explore isi Gili Sulat sama Gili lawangnya, mau berdiri-lompat-ke-air aja susah :p (dan *ehem, aku termasuk di angka 5 itu). Jadi … , jangan tanya ada apa aja di dalam Gili Sulat & Gili Lawang, apalagi nanya photo nemo renang sambil duet sama anemon. #fail

Kembali ke daratan jam satu siang, yang semula mabuk laut mulai sadar satu-satu. Meskipun sambil zombie-mode, acara isi perut pun berlanjut di daerah Kayangan (arah selatan dari KKLD). Lunch siang itu tidak lebih tidak kurang, berlangsung di “se-nemu-nya” warung daerah sana.

Lombok Timur

Heaven a.k.a Kayangan …

Di area sini ada pelabuhan utama yang merupakan akses pintu masuk ke pulau Lombok dari sisi Timur, pelabuhan Kayangan, yang peranannya menghubungkan dataran Lombok dengan dataran Sumbawa (pelabuhan Pototano).

Bergerak sedikit ke arah utara dari Kayangan, disana ada bersemayam tiga bidadari gili yang ga kalah cantiknya dibanding Gili Matra, sebut : Gili Kondo, Gili Bidara, dan Gili Lampu (bonus Gili Petagan / Bedagan). Mungkin next trip bakal explore ke sini dan share 1-2 cerita πŸ™‚ kalo yang udah ngebet pingin tau tentang 3 Gili ini, bisa langsung tanya ke mbah Google ya πŸ™‚

Nah, jadi buat kamu yang punya jatah liburan panjang dan mau coba explore spot baru selain Bali, Gili Matra dan sekutunya, kamu bisa coba masukin list Lombok Timur ini, dan kalo masih kurang bisa tancap gas ke Sumbawa πŸ™‚

On the way home…

Nah kembali ke cerita utama, setelah urusan perut di beresin di daerah Kayangan, sore-nya acara dilanjut sesi photo sunset di belakang KKLD, sunset sore itu simple minimalis tapi gahar merahnya! Sunset yang karakteristik warnanya strong gini biasanya terjadi di musim-musim kemarau (Mei, Juni, Juli, Agustus) #tips.

Dan, lanjutlah acara malam favorit kita yang sudah ditunggu-tunggu, yaitu tidur.

Besoknya jam enam pagi kita bangun sembari melakukan ritual packing, kemudian sarapan sekenanya dari dapur KKLD (pesen H-1), lalu langsung balik melalui jalur utara. Jalur utara ini jaraknya lebih jauh, otomatis waktu tempuh lebih lama. SPBU jarang ditemui – tapi masih banyak yang jual bensin eceran, siapkan mental plus siapkan pantat. Tapi Tuhan maha adil, meski kita harus berputar lebih jauh dan lama, kita bakal dikasih wejangan view jalur utara yang sumpah-keren-abis! Dilihat sekilas dari maps.google pasti bisa terbayang jalur satu ini, sisi pegunungan Rinjani di exploitasi dari sisi utara, dari ujung kanan sampai kiri, dan sesekali alur jalan yang kita lalui kadang ber-background hutan dan kadang pantai.

Well, karena kita ngebut demi ngejar kapal balik, jadi ga sempet yang namanya photo-photo cantik di jalur utara, cukup dinikmati sendiri πŸ˜€

Lombok Timur

Lombok Timur

Pengeluaran ini-itu …

  • Ticket kapal Padang Bai – Lembar : Rp. 112.000 (Sepeda Motor, sudah termasuk 2 penumpang)
  • Sewa kamar di KKLD : Rp. 150.000 (bisa diisi 4 orang, beralaskan kasur busa, no AC, no tivi, no wifi, bonus nyamuk, yang pasti kata orang : “ono rego, ono rupo”)
  • Makan malam / sarapan pesan di KKLD : Rp. 25.000 per orang sekali makan.
  • Sewa Kapal Snorkeling : Rp. 450.000 (bisa diisi maksimal sampai 10 orang)
  • Sewa Guide buat 1 kapal : Rp. 50.000
  • Sewa Alat Snorkeling : Rp. 35.000 per set
  • Ticket kapal balik Lembar – Padang Bai : Rp. 112.000
  • Bensin motor PP Kuta – KKLD (+ 450km, 10 liter) : Rp. 65.000

Tersesat … ?
Buat yang masih galau lokasinya, bisa coba buka peta ini, dijamin akurat πŸ˜€ http://bit.ly/fhwmaplomboktimur

Contact Person KKLD
Mas Mung – 085934608642 (sumber : jalanpakekaki.blogspot.com)

Oke sekian sharing 1 – 2 cerita perjalanan ke Lombok Timur.
Terima kasih Gili Sulat & Gili Lawang.

Febry Hadinata

PS: Photo cover, photo camera hape + ditambah filter instagram + vscocam + dijahit di photoshop.
PS.2: Photo lainnya, bukan kamera hape πŸ™‚
PS.3 : any questions or thoughts please share dibagian bawah πŸ™‚

Lombok Timur

Lombok Timur

Β 

Β 

Advertisements

Written by Febry Hadinata

1 August 2014 at 17:19

6 Responses

Subscribe to comments with RSS.

  1. ajaib bro foto-fotonya..
    alam Lombok memang luar biasa.

    salam kenal bro…

    Efenerr

    5 August 2014 at 00:53

    • setuju, alam Lombok memang luar biasa…
      dan bisa dibilang lebih keren daripada Bali.. πŸ™‚
      salam kenal bro Efenerr.

      Febry Hadinata

      5 August 2014 at 10:53

  2. ada blog aku iih.. :mrgreen:

    Bu Konde

    19 September 2014 at 15:46

  3. Keren banget kak aku suka πŸ™‚

  4. Yang bikin keren Lomboknya adalah hasil jepretan mas Febry Hadinata πŸ˜€

    zogank

    20 May 2016 at 08:27


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: